Panduan Memilih Merk Keramik dan Granit Terbaik untuk Lantai

Dengan banyaknya merek lantai keramik dan granit di pasaran, memilih produk yang tepat bisa menjadi tantangan tersendiri. Padahal, pemilihan material lantai tidak hanya soal estetika, tapi juga soal ketahanan, kemudahan perawatan, dan ketersediaan produk.

ArticleCompany

variasi motif dan ukuran porcelain tile
variasi motif dan ukuran porcelain tile

Memilih merk keramik dan granit terbaik untuk lantai tidak cukup hanya dengan melihat motif atau warna. Material lantai juga perlu disesuaikan dengan fungsi ruangan, intensitas pemakaian, risiko permukaan licin, kemudahan perawatan, serta ketersediaan ukuran dan stok. Pertimbangan tersebut membantu Anda mendapatkan lantai yang menarik sekaligus nyaman digunakan dalam jangka panjang.

Bagi pemilik rumah, arsitek, desainer interior, maupun pengelola proyek, panduan berikut dapat digunakan untuk membandingkan pilihan lantai keramik dan lantai granit secara lebih objektif sebelum menentukan produk.

Cara Memilih Merk Keramik dan Granit Terbaik

1. Sesuaikan Jenis Material dengan Area Pemasangan

Keramik umumnya menjadi pilihan praktis untuk berbagai kebutuhan dinding dan lantai rumah. Sementara itu, porcelain tile—yang sering disebut granit tile di Indonesia—memiliki struktur padat dan dapat digunakan untuk area dengan kebutuhan performa lebih tinggi, selama spesifikasi produknya sesuai dengan lokasi pemasangan. Periksa selalu rekomendasi penggunaan dari produsen. Jangan memilih produk hanya karena desainnya menarik; pastikan material memang dirancang untuk lantai atau dinding, area kering atau basah, serta penggunaan indoor atau outdoor.

2. Perhatikan Finishing dan Tingkat Anti-Slip

Permukaan glossy membantu menghadirkan kesan terang dan elegan pada area kering. Untuk kamar mandi, teras, jalur kolam renang, atau area lain yang sering terkena air, prioritaskan permukaan bertekstur dan nilai anti-slip yang sesuai. Salah satu pilihan untuk kebutuhan tersebut adalah permukaan R12, tetapi pengguna tetap perlu mencocokkannya dengan karakter dan standar keselamatan setiap area.

3. Pilih Ukuran dan Motif yang Proporsional

Ukuran keramik memengaruhi jumlah nat, ritme visual, kebutuhan pemotongan, dan tingkat kesulitan pemasangan. Tile berukuran besar dapat memberi tampilan lebih lapang dan minim sambungan, sedangkan ukuran yang lebih ringkas sering lebih fleksibel untuk ruang kecil atau bidang dengan banyak sudut. Untuk motif, pertimbangkan hubungan antara lantai, warna dinding, furnitur, dan pencahayaan. Pilihan marble look, stone look, concrete look, hingga wood look dapat menghasilkan karakter ruang yang berbeda tanpa mengabaikan kemudahan perawatan material keramik atau porcelain tile.

4. Cek Konsistensi Stok dan Batch Produksi

Ketersediaan stok penting, terutama untuk proyek berskala besar atau pemasangan bertahap. Produk dari batch berbeda dapat memiliki sedikit variasi warna atau kaliber. Karena itu, hitung kebutuhan sejak awal, sediakan cadangan untuk pemotongan dan perbaikan, serta pastikan kode batch sebelum pemasangan dimulai.

5. Tinjau Sertifikasi dan Informasi Teknis

Sertifikasi dan dokumen teknis membantu konsumen menilai konsistensi proses produksi serta kesesuaian produk dengan standar tertentu. Selain melihat logo sertifikasi, periksa juga spesifikasi yang relevan, seperti area penggunaan, jenis permukaan, ketahanan noda, dan petunjuk perawatan.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apakah keramik cocok untuk area outdoor?+
Cocok, selama memilih permukaan dan spesifikasi yang sesuai.
Bagaimana cara membersihkan keramik?+
Gunakan kain lembap dan pembersih ringan secara rutin.

Embark on a journey of exquisite design and unparalleled quality as you visit our tile shop, where tiles that transform spaces into works of art.

Visit Our Marketplace

It’s a place where inspiration and creativity go hand in hand, where you can immerse yourself in surface coverings of every kind.

Visit Our Room Visualizer